Laman

Jumat, 28 September 2012

KEBUDAYAAN DONG-SON

No.
Perihal
Penjelasan
1.
Pengertian
Kebudayaan Dong Son adalah kebudayaan zaman Perunggu yang berkembang di Lembah Song Hong, Vietnam. Kebudayaan ini juga berkembang di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.
2.
Bahan
Bahan Logam (Umumnya tembaga, besi dan perunggu)
3.
Daerah Asal
Vietnam

4.
Periode / Waktu
1500 SM - 500 SM
5.
Fungsi Alat yang Dibuat
·   Sebagai alat penunjang kehidupan manusia. Alat hasil kebudayaan Dong Son dapat digunakan untuk alat-alat rumah tangga, sebagai alat berburu dan alat untuk beternak atau bertani.
·         Sebagai alat untuk kebutuhan upacara / ritual
·         Sebagai perhiasan
·         Sebagai alat untuk menunjukkan status sosial
6.
Teknik Pembuatan
1.       Teknik Bivalve (Setangkap)
Teknik ini menggunakan 2 cetakkan yang dirapatkan. Cetakan terbuat dari tanah liat yang dikeringkan, dibakar, dan diberi lubang yang berfungsi untuk memasukkan cairan logam. Setelah cairan logam dingin, cetakkan dibuka. Cetakan ini dapat dipergunakan berkali-kali.

2.       Teknik A Cire Perdue (Cetakan lilin)
Teknik ini diawali dengan membuat bentuk benda logam dari lilin yang berisi tanah liat sebagai intinya. Setelah itu diberi lubang dan dijemur agar mengeras kemudian dibakar. Masukkan cairan logam tunggu, hingga dingin. Cara mengeluarkannya dipecah. Sehingga cetakan tadi hanya bisa dipakai satu kali saja.

7.
Ciri Khas Kebudayaan
·         Alat-alat yang dibuat umumnya terbuat dari logam
·         Kebudayaannya dipengaruhi oleh berbagai aliran. Ini tampak dari artefak kehidupan sehari-hari ataupun peralatan bersifat ritual yang sangat rumit.
8.
Hubungan dengan Indonesia
Penyebaran kebudayaan Dong Son menyebabkan terbaginya kebudayaan di Indonesia menjadi 2, yaitu:
  •  Kebudayaan Melayu Tua (Proto Melayu) di Masyarakat Dayak 
  •  Kebudayaan Melayu Muda (Deutero Melayu) di masyarakat Bali Aga dan Lombok


Kebudayaan Dong Son sampai ke Indonesia melalui jalur Barat, yaitu Semenanjung Malaya. Pembawa kebudayaan ini adalah  bangsa Austronesia. Pendapat tentang kebudayaan Dong Son, sampai kepulauan Indonesia terbagi dalam 2 tahap:
·         Zaman Neolitikum, berlangsung kurang lebih sejak 2000 SM, merupakan zaman batu tulis, zaman kebudayaan kapak persegi
·         Zaman Perunggu, kurang lebih sejak 500 SM, merupakan kebudayaan kapak corong,  nekara, dan candrasa.
9.
Contoh Kebudayaan
·         Nekara
·         Patung-patung
·         Peralatan rumah tangga
·         Peralatan bertani
·         Peralatan berburu
·         Perhiasan-perhiasan

10.
Cara Hidup Pendukung
·         Kapak corong
·         Candrasa
·         Nekara
·         Bejana perunggu
·         Arca-arca perunggu
·         Gerabah
·         Benda-benda besi
·         Hidup menetap diperkampungan
·         Berladang
·         Ada pembagian kerja
·         Menguasai ilmu perbintangan, pelayaran, perdagangan dan pertanian
·         Menguasai pelayaran dengan perahu bercadik

2 komentar: